Anak-anak lebih berhasil di sekolah ketika orang tua ikut berperan aktif dan membantu dalam pekerjaan rumah mereka –hal ini akan menunjukkan pada anak-anak bahwa mengerjakan PR  adalah penting.

motivasi belajar anak

Membantu mengerjakan PR anak tidak harus menghabiskan berjam-jam duduk di meja belajar, orang tua cukup menjukan cara belajar, menjelaskan dengan contoh untuk pelajaran yang dirasa anak cukup sulit, atau sekedar menyuruh istirahat sebentar disaat anak-anak disibukan dengan tumpukan PR. Dan siapa tahu? Orang tua juga ikut belajar 1 atau 2 hal tentang pelajaran yang diberikan kepada anak disekolah.

Infosehatonline.com mencoba berbagi tips membantu anak belajar.

Mengenal guru – Menghadiri acara sekolah, terkadang sekolah mengundang orang tua murid untuk berdialog tentang program pembelajaran di sekolah, bertemu dengan guru putra/putri anda dan  tanyakan mengenai  pekerjaan rumah mereka dan bagaimana Anda harus terlibat.

Menata Ruang Belajar anak – bikin suasana ruangan yang nyaman untuk belajar. Pastikan anak-anak memiliki tempat yang cukup nyaman dan lebih berkonsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan rumah seperti menata tempat pensil, buku-buku pelajaran sehingga mudah dijangkau.

Mengatur Jadwal Belajar Anak. Anak anak mempunyai waktu belajar yang berbeda, ada yang belajar sore hari setelah istirahat sepulang sekolah, dan beberapa ada yang belajar pada malam hari setelah makan malam. Biarkan mereka mimilih waktu belajar yang tepat. Orang tua cukup mengingatkan jika waktu belajar telah tiba.

Bantu mereka membuat rencana. Kita sebagai orang tua pasti pernah melihat anak-anak pulang sekolah dengan setumpuk PR yang harus dikumpulkan besok pagi. Terkadang sebagai orang tua kita ngga tega melihatnya. Jika PR anak-anak kita buuuanyak, coba bantu dengan mengaturnya, misalnya PR matematika dikerjakan dahulu, lewati yang soal yang dirasa sulit, kemudian PR bahasa Indonesia, dst. Minta mereka untuk istirahat 15 menit  setelah jam belajar jika memungkinkan.

Jauhkan gangguan seminimal mungkin. Ini berarti tidak ada TV, musik keras, atau telepon panggilan. (telepon ke teman sekelas tentang tugas dapat membantu.)

Pastikan anak-anak Mengerjakan PR mereka sendiri. Anak-anak tidak akan belajar jika mereka tidak berpikir sendiri dan membuat kesalahan sendiri. Orang tua dapat hanya memberikan saran dan mengarahkan. Dengan mengerjakan PR sekolah sendiri anak akan berlatih akan bertanggung jawab.

Menjadi motivator dan monitor. Tanyakan tentang pelajaran disekolah, PR atau ulangan. Berikan dorongan, memeriksa pekerjaan rumah yang sudah selesai. Luangkan waktu kita sebagai orang tua untuk mendengar cerita dan keluhan anak di sekolah.

Berilah contoh yang baik. Apakah  putra/putri anda pernah melihat anda rajin mengatur anggaran rumah tangga atau membaca buku? Anak-anak lebih cenderung mengikuti contoh orang tua mereka dari pada mendengarkan nasihatnya.

Berikan Pujian akan Prestasi anak. Rata-rata anak akan senang jika orang tua membicarakan prestasi mereka dengan kerabat atau orang lain. Biasanya mereka terkesan seperti marah atau cemberut tetapi dalam hati sebenernya mereka bangga.

Jika Anak-anak selalu kesulitan mengerjakan sebuah PR, cobalah  cari solusinya. Cobalah bertanya dahulu dengan guru sang anak, apakah si anak kesulitan menerima pelajaran di sekolah atau mungkin hanya butuh kacamata karena sulit melihat tulisan kecil, atau mungkin butuh les tambahan.

About chouwey

laki laki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s